Kanselir Jerman: Penggunaan Senjata Nuklir Tidak Dapat Diterima
Minggu, 09 Oktober 2022 - 04:30 WIB
Scholz mengatakan, bahwa para pemimpin Uni Eropa membahas perkembangan terakhir selama pertemuan informal mereka di Praha pada hari Jumat dan menegaskan kembali dukungan politik, ekonomi, dan militer mereka untuk Ukraina.
“Dari Praha, kami memberikan pesan yang jelas: negara-negara Eropa berdiri kokoh di samping Ukraina. Kami akan terus mendukung Ukraina untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorialnya,” katanya.
Scholz juga menggarisbawahi bahwa negara-negara Eropa tidak akan pernah mengakui pencaplokan ilegal Rusia atas wilayah timur Ukraina bulan lalu setelah referendum kontroversial. “Bagi kami, referendum palsu ini batal demi hukum,” tegasnya.
Baca: Jerman Akan Segera Pasok Sistem Pertahanan Udara ke Ukraina
Presiden Rusia Vladimir Putin mengangkat momok konfrontasi nuklir bulan lalu, memperingatkan bahwa Rusia akan menggunakan segala cara untuk mempertahankan diri dan menekankan bahwa dia tidak menggertak.
“Dari Praha, kami memberikan pesan yang jelas: negara-negara Eropa berdiri kokoh di samping Ukraina. Kami akan terus mendukung Ukraina untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorialnya,” katanya.
Scholz juga menggarisbawahi bahwa negara-negara Eropa tidak akan pernah mengakui pencaplokan ilegal Rusia atas wilayah timur Ukraina bulan lalu setelah referendum kontroversial. “Bagi kami, referendum palsu ini batal demi hukum,” tegasnya.
Baca: Jerman Akan Segera Pasok Sistem Pertahanan Udara ke Ukraina
Presiden Rusia Vladimir Putin mengangkat momok konfrontasi nuklir bulan lalu, memperingatkan bahwa Rusia akan menggunakan segala cara untuk mempertahankan diri dan menekankan bahwa dia tidak menggertak.
Lihat Juga :