Profil Nikita Khrushchev, Perdana Menteri Uni Soviet yang Dekat Soekarno

Sabtu, 20 Agustus 2022 - 06:01 WIB
Khrushchev meminta anak buahnya untuk terus mencari dan menghimpun informasi dari berbagai pemuka agama Islam di Samarkand. Hingga akhirnya, makam tersebut berhasil ditemukan.

Hal ini membuat Soekarno baru dapat memenuhi janjinya untuk pergi ke Moskow, yaitu pada 12 Juni 1961.

Nikita Sergeyevich Khrushchev merupakan petinggi Uni Soviet yang lahir pada 17 April 1894 di Kalinovka, Rusia.

Khrushchev berasal dari keluarga penambang batu bara yang sangat sederhana. Kakeknya bahkan merupakan seorang budak yang pernah bertugas untuk tentara Tsar.

Usai menamatkan sekolahnya di tingkat SD, Khrushchev dan keluarga pindah ke Yuzovka (kini Donetsk, Ukraina). Wilayah itu diketahui sebagai pusat pertambangan dan industri.

Di sanalah Khrushchev muda yang baru berusia 15 tahun bekerja sebagai tukang pipa di satu pabrik dan aktif dalam organisasi pekerja.

Khrushchev bergabung dengan tentara Merah di tahun 1919 dengan jabatan sebagai komisaris politik junior.

Ia turut menyerang tentara Polandia pada 1920. Khrushchev kala itu sudah menikah, namun harus rela kehilangan istrinya, Galina, akibat kelaparan.

Pada 1922, Khrushchev mendapat izin untuk belajar ke sekolah pekerja Soviet di Yuzovka, dan menikah untuk kedua kalinya pada 1924 dengan Nina Petrovna.

Diketahui, Khrushchev merupakan pendukung setia Stalin. Dirinya masuk dalam daftar 1 dari 3 orang sekretaris provinsi yang lolos dari pembersihan massal Uni Soviet di tahun 1930-an.
Dapatkan berita terbaru, follow WhatsApp Channel SINDOnews sekarang juga!
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More