Klaim Situasi Terkendali, Sri Lanka Akan Akhiri Status Keadaan Darurat

Rabu, 17 Agustus 2022 - 13:24 WIB
Pendahulu Wickremesinghe, Gotabaya Rajapaksa terpaksa meninggalkan negara itu dan mengundurkan diri ketika puluhan ribu pengunjuk rasa menyerbu kediaman resminya.

Baca: Polisi Sri Lanka Tangkap Pria yang Curi 2 Bendera dari Istana Presiden

Negara yang berpenduduk 22 juta orang itu mengalami kekurangan bahan pokok yang parah sejak akhir tahun lalu, setelah negara itu kehabisan devisa untuk membiayai impor yang paling vital sekalipun.

Negara itu gagal membayar utang luar negerinya sebesar USD51 miliar pada pertengahan April dan sedang dalam pembicaraan dengan Dana Moneter Internasional untuk kemungkinan bailout.

Sri Lanka saat ini menghadapi hiperinflasi, dengan tingkat keseluruhan sebesar 60,8 persen sementara inflasi makanan jauh lebih tinggi 90,9 persen bulan lalu, menurut data resmi.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!