Meski Mampu, Iran Mengaku Tak Berniat Bikin Bom Atom

Selasa, 02 Agustus 2022 - 04:34 WIB
Iran sudah memperkaya uranium hingga kemurnian fisil 60 persen, jauh di atas batas 3,67 persen yang ditetapkan di bawah kesepakatan nuklir 2015 Teheran yang sekarang compang-camping dengan kekuatan dunia. Uranium yang diperkaya hingga 90 persen cocok untuk bom nuklir.

Pada tahun 2018, mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuang pakta nuklir, di mana Iran mengekang pekerjaan pengayaan uraniumnya, jalur potensial menuju senjata nuklir, dengan imbalan bantuan dari sanksi ekonomi internasional.

Baca: Iran Akan Matikan Kamera IAEA Sampai Kesepakatan Nuklir Dipulihkan

Iran telah menanggapi proposal diplomat tinggi Uni Eropa Josep Borrell yang bertujuan untuk menyelamatkan perjanjian nuklir, dan mencari kesimpulan cepat untuk negosiasi, kata perunding nuklir Iran pada hari Minggu. Borrell mengatakan, dia telah mengusulkan draf teks baru untuk menghidupkan kembali kesepakatan itu.

"Setelah bertukar pesan pekan lalu dan meninjau teks yang diusulkan, ada kemungkinan bahwa dalam waktu dekat kami akan dapat mencapai kesimpulan tentang waktu putaran baru negosiasi nuklir," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!