Sekjen PBB Serukan Israel Masuk Daftar Hitam Terkait Kematian Anak-anak Palestina

Rabu, 13 Juli 2022 - 20:59 WIB
“Saya terkejut dengan jumlah anak-anak yang terbunuh dan cacat oleh pasukan Israel selama permusuhan, dalam serangan udara di daerah padat penduduk dan melalui penggunaan peluru tajam selama operasi penegakan hukum,” ungkap Sekjen PBB itu, dilansir RT.com pada Selasa (12/7/2022).

Baca juga: AS Dituding Hendak Bangun Kompleks Diplomatik di Tanah Warga Palestina

“Jika situasinya berulang pada tahun 2022, tanpa perbaikan yang berarti, Israel harus terdaftar,” tegas dia, mengacu pada “daftar hitam” yang ditemukan di akhir setiap laporan tahunan Anak-anak dan Konflik Bersenjata.

Israel belum dimasukkan dalam daftar hitam, yang ditujukan untuk menekan negara-negara yang disebutkan dan kelompok-kelompok bersenjata yang diketahui melanggar hak asasi anak-anak.

Beberapa diplomat telah menyatakan Israel bersama dengan Arab Saudi baru-baru ini menekan PBB untuk tidak memasukkan nama negara itu dalam daftar hitam.

Baca juga: John Bolton Mengaku Ikut Rancang Kudeta terhadap Para Pemimpin Asing

Laporan tahun 2021 menemukan total 2.515 anak terbunuh dan 5.555 cacat dalam semua konflik global sepanjang tahun, dengan 6.310 anak direkrut atau digunakan dalam konflik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!