AS Dituding Hendak Bangun Kompleks Diplomatik di Tanah Warga Palestina

Selasa, 12 Juli 2022 - 21:15 WIB
Bendera Amerika Serikat berkibar di gedung bekas Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Yerusalem, 4 Maret 2019. Foto/REUTERS/Ammar Awad
YERUSALEM - Amerika Serikat (AS) berencana membangun kompleks diplomatik di atas properti pribadi yang disita dari warga Palestina di Yerusalem Timur.

Kabar tersebut diungkapkan organisasi hak asasi manusia (HAM) pada Minggu (11/7/2022), dilansir Anadolu News Agency.



Dalam pernyataannya, Pusat Hukum untuk Hak Minoritas Arab di Israel (Adalah) mengatakan mereka telah menemukan bukti baru bahwa tanah di mana kompleks diplomatik AS akan dibangun dalam rencana bersama AS-Israel terletak di properti pribadi yang diambil dari warga Palestina.

Baca juga: Presiden Rusia, Iran, dan Turki akan Bertemu di Teheran Pekan Depan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!