Presiden Rusia, Iran, dan Turki akan Bertemu di Teheran Pekan Depan
Selasa, 12 Juli 2022 - 19:46 WIB
loading...
Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) bertemu Presiden Turki Tayyip Erdogan di Sochi, Rusia, 3 Mei 2017. Foto/REUTERS/Alexander Zemlianichenko
A
A
A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin akan melakukan perjalanan ke Teheran Selasa pekan depan. Dia akan menghadiri pertemuan trilateral dengan Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Kabar tersebut diungkapkan Kremlin pada Selasa (12/7/2022). “Putin juga akan bertemu secara terpisah dengan Erdogan saat berada di Teheran,” ungkap juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.
“Meningkatkan hubungan ekonomi antara Iran dan Rusia akan menjadi prioritas utama kunjungan Putin ke Teheran pekan depan,” papar seorang anggota parlemen Iran.
Baca juga: Uni Eropa Peringatkan Gelombang Pengungsi Baru, Ini Sebabnya
“Perencanaan untuk pengembangan kerja sama ekonomi antara Iran dan Rusia akan menjadi prioritas konsultasi antara (Putin dan Raisi),” ungkap laporan kantor berita resmi Iran IRNA mengutip Mohammadreza Pourebrahimi, kepala komite ekonomi parlemen Iran.
Sanksi Amerika Serikat (AS) dan Eropa terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina telah membuat Moskow membutuhkan kerja sama ekonomi dengan Iran lebih dari sebelumnya, menurut Pourebrahimi.
Iran memandang Rusia sebagai sekutu strategis. Teheran tidak mengutuk invasi Rusia ke Ukraina dan menyalahkan perang di sana pada AS dan sekutu Eropanya.
Kabar tersebut diungkapkan Kremlin pada Selasa (12/7/2022). “Putin juga akan bertemu secara terpisah dengan Erdogan saat berada di Teheran,” ungkap juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.
“Meningkatkan hubungan ekonomi antara Iran dan Rusia akan menjadi prioritas utama kunjungan Putin ke Teheran pekan depan,” papar seorang anggota parlemen Iran.
Baca juga: Uni Eropa Peringatkan Gelombang Pengungsi Baru, Ini Sebabnya
“Perencanaan untuk pengembangan kerja sama ekonomi antara Iran dan Rusia akan menjadi prioritas konsultasi antara (Putin dan Raisi),” ungkap laporan kantor berita resmi Iran IRNA mengutip Mohammadreza Pourebrahimi, kepala komite ekonomi parlemen Iran.
Sanksi Amerika Serikat (AS) dan Eropa terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina telah membuat Moskow membutuhkan kerja sama ekonomi dengan Iran lebih dari sebelumnya, menurut Pourebrahimi.
Iran memandang Rusia sebagai sekutu strategis. Teheran tidak mengutuk invasi Rusia ke Ukraina dan menyalahkan perang di sana pada AS dan sekutu Eropanya.
Lihat Juga :