Ukraina Berupaya Selamatkan 3 Tentara Asing dari Hukuman Mati
Minggu, 12 Juni 2022 - 19:25 WIB
Venislavskyi tidak memberikan rincian lebih lanjut soal upaya yang akan dilakukan. Banyak pihak menilai sulit untuk menyelamatkan 3 tentara bayaran yang bernama Brahim Saadoun (Maroko) dan dua warga Inggris, Aiden Aslin dan Shaun Pinner, mengingat situasi perang yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.
Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Iryna Vereshchuk mengatakan, dia yakin otoritas separatis pada akhirnya akan bertindak secara rasional. “Karena mereka sangat menyadari implikasi yang tidak dapat diperbaiki bagi mereka dan bagi Rusia jika mereka mengambil langkah yang salah terhadap ketiga tentara kita ini," jelasnya.
Baca: Warganya Dijatuhi Hukuman Mati, Inggris: Rusia Harus Bertanggung Jawab
"Sesuatu memberitahu saya bahwa, pada akhirnya, dengan satu atau lain cara, cepat atau lambat, ketiga prajurit ini akan ditukar (atau pulang)," katanya dalam sebuah posting online pada hari Sabtu.
Inggris sendiri telah mengutuk hukuman bagi para tentara bayaran itu sebagai “pelanggaran berat” Konvensi Jenewa, di mana tawanan perang berhak atas kekebalan kombatan dan tidak boleh dituntut karena berpartisipasi dalam permusuhan.
Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Iryna Vereshchuk mengatakan, dia yakin otoritas separatis pada akhirnya akan bertindak secara rasional. “Karena mereka sangat menyadari implikasi yang tidak dapat diperbaiki bagi mereka dan bagi Rusia jika mereka mengambil langkah yang salah terhadap ketiga tentara kita ini," jelasnya.
Baca: Warganya Dijatuhi Hukuman Mati, Inggris: Rusia Harus Bertanggung Jawab
"Sesuatu memberitahu saya bahwa, pada akhirnya, dengan satu atau lain cara, cepat atau lambat, ketiga prajurit ini akan ditukar (atau pulang)," katanya dalam sebuah posting online pada hari Sabtu.
Inggris sendiri telah mengutuk hukuman bagi para tentara bayaran itu sebagai “pelanggaran berat” Konvensi Jenewa, di mana tawanan perang berhak atas kekebalan kombatan dan tidak boleh dituntut karena berpartisipasi dalam permusuhan.
Lihat Juga :