Polandia Kecewa Berat dengan Jerman, Berlin Dianggap Ingkar Janji

Rabu, 25 Mei 2022 - 14:05 WIB
Kekuatan Barat telah memasok Ukraina dengan senjata kecil, rudal anti-tank dan persenjataan anti-pesawat, serta amunisi dan bahan bakar, tetapi sejauh ini enggan mengirim peralatan berat seperti tank atau pesawat.

Berlin sebelumnya mencapai beberapa kesepakatan pertukaran dengan negara-negara Eropa Timur yang bertujuan memasok senjata ke Ukraina.

Pada akhir April, Jerman dan Slovenia menyetujui kesepakatan yang membuat Berlin menggantikan tank tempur buatan Soviet yang dikirim Slovenia ke Kiev.

Pekan lalu, Jerman mengumumkan pertukaran seperti itu lagi, kali ini dengan Republik Ceko. Praha sekarang mengharapkan menerima 15 tank Leopard 2 dari Jerman untuk ditukar dengan pengiriman tank ke Ukraina.

Rusia melancarkan serangannya terhadap Ukraina pada akhir Februari, menyusul kegagalan Kiev menerapkan persyaratan perjanjian Minsk, yang pertama kali ditandatangani pada 2014, dan pengakuan akhirnya Moskow atas republik Donbass di Donetsk dan Lugansk.

Protokol yang diperantarai Jerman dan Prancis dirancang untuk memberikan status khusus kepada daerah-daerah yang memisahkan diri di dalam negara Ukraina.

Kremlin sejak itu menuntut Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin AS.

Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim bahwa pihaknya berencana untuk merebut kembali kedua republik dengan paksa.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!