Putin Didesak Caplok Kherson Ukraina Menjadi Milik Rusia

Kamis, 12 Mei 2022 - 06:36 WIB
Sekjen PBB Antonio Guterres, yang baru-baru ini bertemu dengan Putin, mengatakan pada hari Rabu bahwa penting untuk mempertahankan kontak dengan Rusia bahkan jika saat ini "tidak ada peluang" untuk gencatan senjata.

Perang di Ukraina telah memicu krisis energi yang berkembang di Eropa, di mana Kiev mendesak embargo impor minyak dan gas dari Rusia.

Ukraina pada Rabu mengatakan Rusia telah menghentikan pasokan gas melalui pusat transit utama di timur negara itu, sehari setelah perusahaan energi negara Ukraina; Naftogaz, mengatakan tidak lagi bertanggung jawab atas gas yang masuk melalui wilayah yang diduduki Rusia.

Jerman mengatakan aliran masuk gas Rusia sebagai akibatnya turun seperempat dibandingkan dengan sehari sebelumnya.

Jerman sangat bergantung pada Rusia untuk pasokan gasnya dan telah menolak embargo penuh langsung pada gas Rusia, meskipun mendukung penghentian minyak Rusia yang dicari Uni Eropa.

Invasi Rusia juga telah mendorong Swedia dan Finlandia untuk mempertimbangkan bergabung dengan NATO, di mana kedua negara itu akan memutuskannya minggu ini.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson pada hari Rabu mengumumkan perjanjian pertahanan bersama jika terjadi serangan.

Ukraina telah mendorong negara-negara Barat untuk lebih banyak memberikan dukungan militer dan ekonomi, meskipun ada peringatan Rusia terhadap Barat.

Presiden Ceko Milos Zeman, sekutu dekat Putin sebelum perang, pada Rabu menyetujui permintaan untuk mengizinkan 103 warganya berperang di Ukraina.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!