HRW Desak Iran Bebaskan Guru yang Ditahan karena Protes Gaji

Minggu, 08 Mei 2022 - 15:42 WIB
Sejumlah serikat pekerja telah dibentuk di Iran sejak tahun 2005 oleh berbagai kelompok berdasarkan pasal 22 Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik dan pasal 8 Kovenan Internasional tentang Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya.

Protes para guru tidak mencegah rezim menerapkan tekanan yang signifikan kepada anggota senior serikat, termasuk organisasi guru, karena undang-undang perburuhan Iran tidak mengakui hak untuk membentuk serikat kecuali disetujui oleh pemerintah.

Baca: Tenggak Miras Racikan, 8 Warga Iran di Bandar Abas Tewas

Pada bulan April, pihak berwenang menangkap tiga anggota terkemuka ITTA: Rasoul Bodaghi di Teheran, Latif Roozikhah di provinsi Azerbaijan Timur dan Jafar Ebrahimi. Bodaghi dijatuhi hukuman lima tahun penjara, dan Ebrahimi empat tahun, karena "majelis dan kolusi untuk bertindak melawan nasional keamanan” dan “propaganda melawan negara.”

Mahmoud Behesti Langroudi, wakil presiden ITTA, dan Rasoul Kargar, anggota serikat dari Fars, juga telah ditangkap dan sedang menunggu persidangan. Sembilan guru lainnya diketahui telah dirujuk ke jaksa di provinsi Kurdistan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!