AS Sangkal Beri Informasi Intelijen Sebelum Ukraina Tenggelamkan Kapal Perang Rusia

Jum'at, 06 Mei 2022 - 22:12 WIB
Rusia sendiri bersikeras bahwa kapal penjelajah rudalnya tidak diserang, tetapi tenggelam pada 14 April setelah kebakaran yang terjadi di kapal yang disebabkan oleh ledakan amunisi. Satu pelaut dipastikan tewas dan 27 lainnya hilang akibat insiden tersebut, sementara 396 awak kapal lainnya berhasil dievakuasi dengan selamat.

Menurut pejabat yang tidak disebutkan namanya yang berbicara dengan NBC, Kiev telah meminta Washington untuk mengidentifikasi sebuah kapal yang berlayar di Laut Hitam, selatan Odessa. Orang Amerika diduga menjawab bahwa itu adalah Moskow dan membantu mengkonfirmasi koordinat tepatnya.

AS tidak tahu bahwa Ukraina akan menyerang kapal Rusia, dan tidak berperan dalam keputusan untuk melakukan serangan yang dituduhkan, sumber tersebut bersikeras.

Ini adalah bantahan kedua yang dikeluarkan Kirby. Sebelumnya ia juga menyangkal laporan New York Times, yang mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa AS telah membantu pasukan Ukraina dalam membunuh jenderal Rusia dengan berbagi data tentang lokasi markas komando bergerak mereka di dalam Ukraina.

“Kami tidak memberikan informasi intelijen tentang lokasi pemimpin militer senior di medan perang atau berpartisipasi dalam keputusan penargetan militer Ukraina,” tegas juru bicara Pentagon itu.

Baca juga: AS Sangkal Bantu Ukraina Habisi Jenderal Rusia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!