Profil Marine Le Pen, Tokoh Anti-Islam yang Dikalahkan Macron
Selasa, 26 April 2022 - 14:41 WIB
Le Pen telah dua kali mencalonkan diri dalam pemilu presiden Prancis, yaitu pada 2017 dan 2022.
Baca juga: Inggris Ungkap Sejumlah Hadiah Baru untuk Ukraina
Le Pen merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Sedari kecil ia sudah akrab dengan dunia politik. Hal ini karena peran sang ayah yang memang berkecimpung di politik.
Diketahui, sang ayah menganut pandangan kontroversial. Karena pandangan kontroversialnya itu, gedung apartemen tempat mereka tinggal menjadi sasaran serangan bom pada tahun 1976.
Le Pen memperoleh gelar sarjana hukum dari Universitas Pantheon-Assas pada 1991. Kemudian ia melanjutkan S2 di bidang hukum pidana pada 1992.
Ia memulai kariernya sebagai pengacara di Prancis dari tahun 1992-1998. Pada 1998, Le Pen bergabung dengan partai yang didirikan sang ayah, Front National.
Front National merupakan partai oposisi sayap kanan utama di Prancis. Pada 2011, dia terpilih menggantikan sang ayah sebagai pemimpin Front National.
Baca juga: Inggris Ungkap Sejumlah Hadiah Baru untuk Ukraina
Le Pen merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Sedari kecil ia sudah akrab dengan dunia politik. Hal ini karena peran sang ayah yang memang berkecimpung di politik.
Diketahui, sang ayah menganut pandangan kontroversial. Karena pandangan kontroversialnya itu, gedung apartemen tempat mereka tinggal menjadi sasaran serangan bom pada tahun 1976.
Le Pen memperoleh gelar sarjana hukum dari Universitas Pantheon-Assas pada 1991. Kemudian ia melanjutkan S2 di bidang hukum pidana pada 1992.
Ia memulai kariernya sebagai pengacara di Prancis dari tahun 1992-1998. Pada 1998, Le Pen bergabung dengan partai yang didirikan sang ayah, Front National.
Front National merupakan partai oposisi sayap kanan utama di Prancis. Pada 2011, dia terpilih menggantikan sang ayah sebagai pemimpin Front National.
Lihat Juga :