Ukraina Berharap Bisa Evakuasi 6.000 Wanita, Anak-anak, dan Manula dari Mariupol
Rabu, 20 April 2022 - 20:40 WIB
Ukraina Berharap Bisa Evakuasi 6.000 Wanita, Anak-anak, dan Manula dari Mariupol. FOTO/Reuters
MARIUPOL - Ukraina berharap untuk mengevakuasi 6.000 wanita, anak-anak dan orang tua dari kota Mariupol yang terkepung pada Rabu (20/2/2022), jika kesepakatan awal dengan Rusia berlaku.
Wali Kota Mariupol, Vadym Boichenko, yang telah meninggalkan kotanya, mengatakan, 90 bus sedang menunggu untuk menuju ke kota pelabuhan selatan yang hancur itu. Dia memperingatkan bahwa perjanjian itu masih hanya pengaturan awal dan bahwa sekitar 100.000 warga sipil tetap di sana.
Baca: Komandan Ukraina Mengadu ke Paus Fransikus soal Mariupol: Inilah Neraka di Bumi!
Jika kesepakatan itu berlaku, itu akan menjadi kesepakatan pertama yang dicapai untuk menciptakan koridor yang aman bagi warga sipil untuk melarikan diri dari Mariupol ke kota-kota Ukraina lainnya sejak 5 Maret. Namun, kesepakatan itu dengan cepat runtuh, dan banyak penduduk telah terperangkap di sana selama berminggu-minggu tanpa aliran listrik dan air bersih.
Wali Kota Mariupol, Vadym Boichenko, yang telah meninggalkan kotanya, mengatakan, 90 bus sedang menunggu untuk menuju ke kota pelabuhan selatan yang hancur itu. Dia memperingatkan bahwa perjanjian itu masih hanya pengaturan awal dan bahwa sekitar 100.000 warga sipil tetap di sana.
Baca: Komandan Ukraina Mengadu ke Paus Fransikus soal Mariupol: Inilah Neraka di Bumi!
Jika kesepakatan itu berlaku, itu akan menjadi kesepakatan pertama yang dicapai untuk menciptakan koridor yang aman bagi warga sipil untuk melarikan diri dari Mariupol ke kota-kota Ukraina lainnya sejak 5 Maret. Namun, kesepakatan itu dengan cepat runtuh, dan banyak penduduk telah terperangkap di sana selama berminggu-minggu tanpa aliran listrik dan air bersih.
Lihat Juga :