Menlu Rusia: Barat Coba Sabotase Pembicaraan Moskow-Kiev
Rabu, 06 April 2022 - 04:02 WIB
Menlu Rusia Sergei Lavrov. Foto/Sputnik
MOSKOW - Barat sedang mencoba untuk menyabotase negosiasi antara Rusia dan Ukraina dengan hype seputar provokasi Bucha. Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov.
Pejabat tinggi Rusia itu mencatat bahwa provokasi di Bucha terjadi tepat saat Ukraina meluncurkan kemungkinan sinyal perdamaian, termasuk yang berkaitan dengan Crimea.
"Jika upaya seperti itu oleh Barat terus berlanjut, ada risiko negosiasi antara Rusia dan Ukraina akan mengulangi nasib perjanjian Minsk - sesuatu yang seharusnya tidak terjadi," kata Lavrov seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (6/4/2022).
Pembicaraan di Istanbul berlangsung pada akhir Maret dan dianggap berhasil, dengan Rusia bahkan mencatat bahwa Kiev mengkonfirmasi kebutuhan untuk memastikan status non-nuklir, non-blok Ukraina dan keamanannya di luar NATO, bersama dengan Ukraina mengakui bahwa masalah Krimea dan Donbass akhirnya terselesaikan.
Pejabat tinggi Rusia itu mencatat bahwa provokasi di Bucha terjadi tepat saat Ukraina meluncurkan kemungkinan sinyal perdamaian, termasuk yang berkaitan dengan Crimea.
"Jika upaya seperti itu oleh Barat terus berlanjut, ada risiko negosiasi antara Rusia dan Ukraina akan mengulangi nasib perjanjian Minsk - sesuatu yang seharusnya tidak terjadi," kata Lavrov seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (6/4/2022).
Pembicaraan di Istanbul berlangsung pada akhir Maret dan dianggap berhasil, dengan Rusia bahkan mencatat bahwa Kiev mengkonfirmasi kebutuhan untuk memastikan status non-nuklir, non-blok Ukraina dan keamanannya di luar NATO, bersama dengan Ukraina mengakui bahwa masalah Krimea dan Donbass akhirnya terselesaikan.
Lihat Juga :