Menlu Rusia Minta Para Pemimpin Barat Periksa Hati Nurani

Selasa, 05 April 2022 - 05:25 WIB
Baca: Rusia Sangkal Lakukan Pembantaian Massal Mengerikan di Bucha Ukraina

"Anda melihat apa yang terjadi di Bucha," kata Biden kepada wartawan di Gedung Putih. "Ini menjamin dia adalah penjahat perang," lanjut Biden, seperti dikutip dari Reuters.

Penemuan kuburan massal dan mayat terikat ditembak dari jarak dekat di Bucha, di luar Kiev, sebuah kota yang direbut kembali oleh pasukan Ukraina dari pasukan Rusia, tampaknya akan memicu AS dan Eropa untuk menjatuhkan sanksi tambahan terhadap Moskow.

"Kami harus mengumpulkan informasi. Kami harus terus menyediakan senjata yang dibutuhkan Ukraina untuk melanjutkan pertempuran. Dan, kami harus mendapatkan semua detailnya, sehingga ini bisa menjadi kenyataan, mengadakan pengadilan kejahatan perang," papar Biden.

Kremlin dengan tegas membantah tuduhan terkait pembunuhan warga sipil Ukraina, termasuk di Bucha, di mana dikatakan kuburan dan mayat telah direkayasa oleh Ukraina untuk menodai Rusia.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!