Beijing pada UE: China Akan Kejar Perdamaian di Ukraina dengan Cara Sendiri

Sabtu, 02 April 2022 - 17:55 WIB
China sedang menjalin hubungan energi, perdagangan, dan keamanan yang lebih dekat dengan Moskow, memposisikan dirinya sebagai kekuatan global yang dapat melawan AS. Beberapa minggu sebelum invasi 24 Februari, China dan Rusia mendeklarasikan kemitraan strategis "tanpa batas".

Baca: Sempat Bikin Cemas Australia, Kepulauan Solomon Pastikan Tak Menjadi Pangkalan Militer China

Li mengatakan kepada para pemimpin Uni Eropa, bahwa China selalu mencari perdamaian dan mempromosikan negosiasi dan bersedia untuk terus memainkan peran konstruktif dengan komunitas internasional, lapor penyiar negara CCTV. CCTV juga melaporkan komentar Xi tentang kebijakan independen Uni Eropa.

Michel mengatakan kedua pihak sepakat bahwa perang, yang disebut Rusia sebagai "operasi militer khusus", mengancam keamanan global dan ekonomi global. Sebelumnya, China telah menolak untuk mengutuk tindakan Rusia di Ukraina atau menyebutnya sebagai invasi, dan telah berulang kali mengkritik apa yang disebutnya sanksi Barat yang ilegal dan sepihak.

Michel dan von der Leyen menggambarkan nada KTT sebagai "terbuka dan jujur", sementara von der Leyen mengatakan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia itu jauh lebih besar daripada hubungan ekonomi China dengan Rusia.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!