Arab Saudi Ogah Tanggung Jawab atas Harga Minyak Dunia yang Tinggi
Selasa, 22 Maret 2022 - 15:53 WIB
Minyak Mentah Brent saat ini diperdagangkan di sekitar USD112 per barel, turun dari hampir USD140 awal bulan ini tetapi masih sekitar USD15 lebih tinggi dari sebelum pecahnya permusuhan.
Keputusan oleh AS dan Inggris untuk melarang impor energi Rusia juga telah memberikan tekanan luar biasa di pasar global.
Situasi ini diperparah keengganan pemerintah Biden memberikan izin pengeboran di AS dan penolakan mengizinkan penyelesaian pipa Keystone XL.
Terhadap latar belakang ini, AS telah mendesak blok OPEC yang dipimpin Arab Saudi untuk memompa lebih banyak minyak, sesuatu yang sejauh ini ditolak OPEC.
“AS, bagaimanapun, baru-baru ini meningkatkan pasokan baterai rudal pencegat ke Arab Saudi untuk melindungi fasilitasnya dari serangan di masa depan,” ujar para pejabat kepada AP.
Keputusan oleh AS dan Inggris untuk melarang impor energi Rusia juga telah memberikan tekanan luar biasa di pasar global.
Situasi ini diperparah keengganan pemerintah Biden memberikan izin pengeboran di AS dan penolakan mengizinkan penyelesaian pipa Keystone XL.
Terhadap latar belakang ini, AS telah mendesak blok OPEC yang dipimpin Arab Saudi untuk memompa lebih banyak minyak, sesuatu yang sejauh ini ditolak OPEC.
“AS, bagaimanapun, baru-baru ini meningkatkan pasokan baterai rudal pencegat ke Arab Saudi untuk melindungi fasilitasnya dari serangan di masa depan,” ujar para pejabat kepada AP.
(sya)
Lihat Juga :