Rusia: AS Tidak Berhak Menghukum Iran
Rabu, 17 Juni 2020 - 01:18 WIB
"Washington tidak punya hak untuk menghukum Iran," tegas Lavrov seperti dikutip dari Al Arabiya, Rabu (17/6/2020).
Diplomat top Moskow itu mengatakan pada awal pembicaraan bahwa Rusia akan dengan tegas menentang setiap upaya untuk menggunakan situasi ini guna memanipulasi Dewan Keamanan PBB dan untuk mempromosikan agenda anti-Iran.
Pada bagiannya, Zarif menggambarkan perkembangan di sekitar kesepakatan nuklir Iran - secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) - sebagai "sangat berbahaya."
Iran di bawah kesepakatan itu berkomitmen untuk mengekang kegiatan nuklirnya dengan imbalan bantuan sanksi dan manfaat lainnya.
Tetapi Teheran perlahan-lahan meninggalkan komitmennya setelah keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk meninggalkan kesepakatan dua tahun lalu dan menerapkan kembali sanksi.
Diplomat top Moskow itu mengatakan pada awal pembicaraan bahwa Rusia akan dengan tegas menentang setiap upaya untuk menggunakan situasi ini guna memanipulasi Dewan Keamanan PBB dan untuk mempromosikan agenda anti-Iran.
Pada bagiannya, Zarif menggambarkan perkembangan di sekitar kesepakatan nuklir Iran - secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) - sebagai "sangat berbahaya."
Iran di bawah kesepakatan itu berkomitmen untuk mengekang kegiatan nuklirnya dengan imbalan bantuan sanksi dan manfaat lainnya.
Tetapi Teheran perlahan-lahan meninggalkan komitmennya setelah keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk meninggalkan kesepakatan dua tahun lalu dan menerapkan kembali sanksi.
Lihat Juga :