Rusia: AS Tidak Berhak Menghukum Iran

Rabu, 17 Juni 2020 - 01:18 WIB
Menurut penilaian IAEA, badan pemantau nuklir PBB, persediaan uranium yang diperkaya Iran sekarang hampir delapan kali lipat dari batas yang ditetapkan dalam perjanjian.

Namun, tingkat pengayaannya masih jauh di bawah apa yang dibutuhkan untuk senjata nuklir.

Pada hari Senin, kepala pengawas nuklir PBB meminta Iran untuk memungkinkan akses cepat ke dua lokasi di mana aktivitas nuklir sebelumnya mungkin terjadi. (Baca: Iran Blokir Inspeksi ke Situs Nuklir )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!