Zelensky: Pembicaraan Damai Rusia-Ukraina Terdengar Lebih Realistis
Rabu, 16 Maret 2022 - 19:30 WIB
Negosiator dari kedua negara telah bertemu melalui tautan video sejak Senin, dengan delegasi Ukraina mendesak gencatan senjata, penarikan pasukan dan jaminan keamanan. Rusia belum merebut salah satu dari 10 kota terbesar di Ukraina, dan para pejabat di Kiev telah meningkatkan harapan bahwa perang dapat berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan, mungkin pada bulan Mei.
Mereka mengatakan, Moskow mungkin akan menerima kegagalannya untuk memaksakan pemerintahan baru dengan paksa dan kehabisan pasukan baru.
Baca: Ukraina Kecam Langkah Tak Bersahabat Israel terhadap Warganya
Mykhailo Podolyak, seorang penasihat Zelenskyy dan anggota delegasi Ukraina, menggambarkan negosiasi itu sebagai "sangat sulit dan kental". Dalam sebuah posting Twitter setelah pembicaraan hari Selasa, Podolyak mengatakan ada "kontradiksi mendasar" antara kedua belah pihak, tetapi mengatakan "pasti ada ruang untuk kompromi".
Sementara Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pada Rabu, beberapa formulasi untuk perjanjian dengan Ukraina hampir disetujui, dengan status netral untuk Kiev dalam pertimbangan "serius".
Mereka mengatakan, Moskow mungkin akan menerima kegagalannya untuk memaksakan pemerintahan baru dengan paksa dan kehabisan pasukan baru.
Baca: Ukraina Kecam Langkah Tak Bersahabat Israel terhadap Warganya
Mykhailo Podolyak, seorang penasihat Zelenskyy dan anggota delegasi Ukraina, menggambarkan negosiasi itu sebagai "sangat sulit dan kental". Dalam sebuah posting Twitter setelah pembicaraan hari Selasa, Podolyak mengatakan ada "kontradiksi mendasar" antara kedua belah pihak, tetapi mengatakan "pasti ada ruang untuk kompromi".
Sementara Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pada Rabu, beberapa formulasi untuk perjanjian dengan Ukraina hampir disetujui, dengan status netral untuk Kiev dalam pertimbangan "serius".
Lihat Juga :