Buka Keran Ekonomi, Sebagian Negara Bagian AS Perlonggar Lockdown

Jum'at, 24 April 2020 - 08:51 WIB
Dalam kajian pemodelan yang dilaksanakan Institute for Health Metrics and Evaluation di Universitas Washington, menyatakan South Carolina dan Georgia seharusnya tidak membuka ekonomi mereka hingga 5 dan 19 Juni. “Sedikitnya 12 negara harus menunggu pembukaan ekonomi mereka hingga 8 Juni,” demikian keterangan lembaga penelitian tersebut.

Kalau Gubernur New York Andrew Cuomo tetap memilih pemberlakuan lockdown, meskipun jumlah kematian akibat virus corona telah menurun. Namun, dia memperingatkan adanya potensi “gelombang kedua” jika pembatasan isolasi wilayah diperlonggar. “Saat ini bukan bertindak bodoh. Banyak orang akan mati jika kita tidak bertindak cerdas,” kata Cuomo.

Cuomo mengungkapkan, para pejabat lokal selalu ditekan untuk membuka bisnis, tetapi keputusan perpanjangan isolasi tetap dilakukan karena banyak faktor. “Jika kita membuat langkah buruk, kita justru akan semakin mundur,” katanya. Dia mengungkapkan, pandemi tersebut tidak akan musnah dengan cepat.

Langkah serupa juga diterapkan Gubernur California Gavin Newsom. “Saya berharap bisa menetapkan hari di mana kita akan menyalakan lampu dan kembali normal,” kata Newsom. Dia mengungkapkan, pihaknya telah memutuskan untuk mematikan lampu atau memberlakukan lockdown.

Sementara itu, hasil autopsi di Negara Bagian California mengungkap bahwa kematian pertama terkait virus corona di Amerika Serikat terjadi beberapa pekan lebih awal dari yang semula diperkirakan. Kematian pertama terkait virus korona di AS sebelumnya diketahui terjadi di Kota Seattle pada 26 Februari, sedangkan di California pada 4 Maret.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!