Rusia Gempur Ukraina, Ini 10 Update Terpenting Invasi

Kamis, 24 Februari 2022 - 15:06 WIB
Guterres membuat permohonan pada menit-menit terakhir sebelum invasi dengan atas nama kemanusiaan.

"Presiden Putin, atas nama kemanusiaan, bawa pasukan Anda kembali ke Rusia," kata Guterres, berbicara setelah pertemuan Dewan Keamanan PBB.

"Konsekuensi perang akan menghancurkan Ukraina dan berdampak luas bagi ekonomi global," ujarnya.

7. Ukraina Dihantam Serangan Siber

Serangan siber berlanjut di Ukraina ketika jumlah tentara Rusia terus bertambah di perbatasan. Para peneliti dari perusahaan keamanan siber ESET seperti dikutip oleh kantor berita Reuters mengatakan bahwa ratusan komputer terkena malware di seluruh negeri.

8. Uni Eropa Sanksi Rusia

Uni Eropa telah mengumumkan sanksi terhadap Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu dan kepala militer Moskow.

Pembekuan aset dan larangan visa termasuk di antara sanksi yang diberlakukan pada komandan Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara Rusia oleh blok 27 negara.

9. AS Tuduah Rusia-China Coba Ciptakan Tatanan Dunia Non-Liberal

Ketika Moskow menginvasi Kiev, Amerika Serikat (AS) menuduh Rusia dan China sedang berusaha menciptakan tatatan dunia yang tidak liberal.

“Kami pikir Rusia dan China juga menginginkan tatanan dunia. Tapi ini adalah tatanan yang dan akan sangat tidak liberal, tatanan yang bertentangan dengan sistem yang dibangun negara-negara di seluruh dunia dalam tujuh dekade terakhir. Ini adalah perintah yang dalam banyak hal merusak, bukan aditif," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price.

10. Invasi Diawali Pengakuan Donetsk dan Luhansk

Ketegangan meningkat awal pekan ini ketika Rusia mengakui wilayah Donetsk dan Luhansk di Ukraina timur sebagai negara merdeka. Pengakuan itu berlanjut dengan pengerahan pasukan militer Rusia ke sana dengan dalih menjaga perdamaian. Pada akhirnya, Moskow meluncurkan invasi terhadap situs-situs militer Ukraina

Ukraina pada hari Rabu mengumumkan keadaan darurat selama 30 hari.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!