Gejolak Besar Menunggu, Warga Eropa Segera Bayar 2 Kali Lipat untuk Gas
Rabu, 23 Februari 2022 - 10:39 WIB
Pipa itu bisa menjadi jawaban atas krisis energi Eropa saat ini dan membantu mengisi ulang fasilitas penyimpanan gas di benua itu, yang memiliki kurang dari 5% gas tersisa di dalamnya pekan lalu.
Namun, meskipun telah selesai pada Agustus tahun lalu, pipa tersebut membentur tembok birokrasi Eropa, dan belum menghasilkan satu meter kubik pun menunggu sertifikasi.
AS dan Ukraina, serta beberapa negara Eropa Timur lainnya, telah menyuarakan protes terhadap peluncuran pipa tersebut, dengan alasan itu akan memungkinkan Moskow menggunakan pengaruh politik di Eropa.
Sampai sekarang, Jerman telah berulang kali bersikeras untuk menindaklanjuti proyek tersebut.
Kenaikan harga gas yang akan dirasakan warga Eropa jelas akan memicu gejolak sosial baru yang bisa membahayakan stabilitas politik di negara-negara UE.
Kerusuhan besar bisa pecah jika harga gas benar-benar naik di negara-negara Eropa yang sangat tergantung pasokan gas dari Rusia.
Namun, meskipun telah selesai pada Agustus tahun lalu, pipa tersebut membentur tembok birokrasi Eropa, dan belum menghasilkan satu meter kubik pun menunggu sertifikasi.
AS dan Ukraina, serta beberapa negara Eropa Timur lainnya, telah menyuarakan protes terhadap peluncuran pipa tersebut, dengan alasan itu akan memungkinkan Moskow menggunakan pengaruh politik di Eropa.
Sampai sekarang, Jerman telah berulang kali bersikeras untuk menindaklanjuti proyek tersebut.
Kenaikan harga gas yang akan dirasakan warga Eropa jelas akan memicu gejolak sosial baru yang bisa membahayakan stabilitas politik di negara-negara UE.
Kerusuhan besar bisa pecah jika harga gas benar-benar naik di negara-negara Eropa yang sangat tergantung pasokan gas dari Rusia.
(sya)
Lihat Juga :