Taliban Ingin Ciptakan Struktur Militer yang Kuat untuk Afghanistan
Selasa, 22 Februari 2022 - 01:15 WIB
Menurutnya, pasukan Taliban menguasai lebih dari 300.000 senjata ringan, 26.000 senjata berat dan sekitar 61.000 kendaraan militer selama mereka mengambil alih negara itu. Angkatan Bersenjata Afghanistan sendiri mengalami kehancuran pada musim panas lalu saat menghadapi serangan Taliban. Mereka meninggalkan pangkalan dan semua senjata serta kendaraan mereka.
Taliban juga telah menjanjikan amnesti umum untuk semua orang yang terkait dengan rezim lama, tetapi hampir semua pejabat senior pemerintah dan militer termasuk di antara lebih dari 120.000 orang yang dievakuasi melalui udara pada hari-hari terakhir keberadaan AS di tanah Afghanistan.
Baca: Taliban Klaim Bakal Segera Dapat Pengakuan Internasional
Banyak dari tentara pemerintah Afghanistan yang melebur kembali ke kehidupan sipil dan menyembunyikan indentitas mereka karena takut akan pembalasan Taliban. Hakimi bersikeras, bagaimanapun, bahwa amnesti Taliban telah bekerja dengan baik.
"Jika tidak dikeluarkan, kita akan menyaksikan situasi yang sangat buruk," katanya. "Para pelaku bom bunuh diri yang mengejar seseorang untuk menargetkannya, kini menjadi pelaku bom bunuh diri yang sama yang melindunginya," tambahnya.
Taliban juga telah menjanjikan amnesti umum untuk semua orang yang terkait dengan rezim lama, tetapi hampir semua pejabat senior pemerintah dan militer termasuk di antara lebih dari 120.000 orang yang dievakuasi melalui udara pada hari-hari terakhir keberadaan AS di tanah Afghanistan.
Baca: Taliban Klaim Bakal Segera Dapat Pengakuan Internasional
Banyak dari tentara pemerintah Afghanistan yang melebur kembali ke kehidupan sipil dan menyembunyikan indentitas mereka karena takut akan pembalasan Taliban. Hakimi bersikeras, bagaimanapun, bahwa amnesti Taliban telah bekerja dengan baik.
"Jika tidak dikeluarkan, kita akan menyaksikan situasi yang sangat buruk," katanya. "Para pelaku bom bunuh diri yang mengejar seseorang untuk menargetkannya, kini menjadi pelaku bom bunuh diri yang sama yang melindunginya," tambahnya.
Lihat Juga :