Jubir Kemlu Rusia Sindir Media Barat: Publikasikan Saja Jadwal Invasi Rusia Tahun Ini
Rabu, 16 Februari 2022 - 21:10 WIB
Secara khusus, menurut surat kabar Politico, Presiden AS Joe Biden mengklaim bahwa Rusia diduga dapat menyerang Ukraina pada 16 Februari. Serangan disinformasi yang terus-menerus oleh media Barat ini telah mengakibatkan kemerosotan tajam situasi ekonomi Kiev, dengan investasi dan bisnis melarikan diri dari Ukraina, sementara harga energi di Eropa tumbuh.
Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengecam pernyataan ini sebagai eskalasi ketegangan yang "kosong dan tidak berdasar", menekankan bahwa Rusia tidak menimbulkan ancaman bagi siapa pun. Pada Rabu pagi, Rusia merilis penarikan mundur sejumlah pasukan dan peralatan tempur mereka dari Belarusia dan Krimea. Namun, langkah ini disikapi skeptis oleh Barat.
Baca: Makin Lancang, NATO Intai Kapal-kapal Perang Rusia di Laut Mediterania
Meski invasi Rusia ke Ukraina pada 16 Februari tak terjadi, namun arus keluar dari Kiev masih terus tinggi. Penumpang pesawat kesulitan untuk mendapatkan penerbangan keluar dari Ukraina, karena sejumlah maskapai Eropa telah membatalkan penerbangan masuk dan keluar Ukraina. Sejumlah maskapai yang masih melayani penerbangan keluar dari Kiev mengaku mengalami lonjakan pesanan.
Maskapai penerbangan berbendera Latvia, airBaltic mengaku menyiapkan penerbangan ekstra dari Kiev pekan ini untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, setelah negara-negara Eropa meminta warga negara mereka untuk meninggalkan Ukraina atau mengambil risiko perang.
Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengecam pernyataan ini sebagai eskalasi ketegangan yang "kosong dan tidak berdasar", menekankan bahwa Rusia tidak menimbulkan ancaman bagi siapa pun. Pada Rabu pagi, Rusia merilis penarikan mundur sejumlah pasukan dan peralatan tempur mereka dari Belarusia dan Krimea. Namun, langkah ini disikapi skeptis oleh Barat.
Baca: Makin Lancang, NATO Intai Kapal-kapal Perang Rusia di Laut Mediterania
Meski invasi Rusia ke Ukraina pada 16 Februari tak terjadi, namun arus keluar dari Kiev masih terus tinggi. Penumpang pesawat kesulitan untuk mendapatkan penerbangan keluar dari Ukraina, karena sejumlah maskapai Eropa telah membatalkan penerbangan masuk dan keluar Ukraina. Sejumlah maskapai yang masih melayani penerbangan keluar dari Kiev mengaku mengalami lonjakan pesanan.
Maskapai penerbangan berbendera Latvia, airBaltic mengaku menyiapkan penerbangan ekstra dari Kiev pekan ini untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, setelah negara-negara Eropa meminta warga negara mereka untuk meninggalkan Ukraina atau mengambil risiko perang.
Lihat Juga :