China Dukung Rusia Menentang Ekspansi NATO

Jum'at, 04 Februari 2022 - 19:52 WIB
Kedua negara juga menekankan perlunya kerja sama antara pemerintah di seluruh dunia, mengingat tantangan globalisasi ekonomi yang bergerak cepat, pergolakan politik, dan pandemi yang terus mengancam jutaan orang serta membebani keamanan internasional.

Keduanya juga meminta para pemimpin global untuk memperkuat dialog dan saling percaya, memperdalam kerja sama, dan mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan universal seperti perdamaian, pertumbuhan, kesetaraan, keadilan, demokrasi, dan kebebasan.

Pertemuan antara Putin dan Xi Jinping, interaksi diplomatik tatap muka pertama pemimpin China sejak pandemi virus Corona, terjadi di tengah serangkaian peringatan dari para pemimpin Barat bahwa Moskow siap untuk meluncurkan invasi ke negara tetangga Ukraina. Barat menunjuk laporan penumpukan pasukan di dekat perbatasan bersama, serta latihan militer bersama skala besar yang terjadi di negara tetangga Belarusia.

Moskow secara konsisten membantah bahwa mereka memiliki niat agresif, dan telah menyerukan jaminan keamanan tertulis yang membatasi ekspansi NATO, blok militer pimpinan AS, ke Ukraina dan Georgia, yang secara efektif melarang kedua negara itu menjadi anggota.

Baca juga: Rusia Tolak Mundur, AS Kerahkan 3.000 Tentara di Dekat Ukraina

Minggu ini, sebuah dokumen yang bocor ke surat kabar Spanyol El Pais menunjukkan bahwa Washington telah secara resmi menolak perjanjian semacam itu, tetapi telah mengusulkan langkah-langkah lain yang bertujuan untuk meningkatkan transparansi militer antara kedua belah pihak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!