AS Kirim 3.000 Pasukan ke Eropa Timur, Rusia: Langkah Destruktif!
Kamis, 03 Februari 2022 - 15:58 WIB
Pentagon sebelumnya mengatakan pasukan Amerika yang dikerahkan tidak akan berperang di Ukraina tetapi akan memastikan pertahanan sekutu Washington.
Pengerahan mereka merupakan tambahan dari 8.500 tentara yang disiagakan Pentagon bulan lalu untuk siap dikerahkan ke Eropa jika diperlukan.
Baca juga: Bukan Gertakan, AS Akan Kirim 2.500 Pasukan Tambahan ke Polandia
"Penting bagi kami untuk mengirimkan sinyal kuat kepada Putin dan, sejujurnya, kepada dunia bahwa NATO penting bagi Amerika Serikat dan penting bagi sekutu kami," kata juru bicara Pentagon John Kirby kepada wartawan.
Tetapi pada pertanyaan tentang dugaan rencana invasi oleh Putin, dia berkata: "Kami masih tidak percaya dia membuat keputusan untuk menginvasi Ukraina lebih lanjut."
Dia juga mengatakan proposal AS yang bocor ke outlet berita Eropa adalah asli. Dia tampaknya mengacu pada sebuah laporan di surat kabar El Pais Spanyol tentang tawaran AS untuk berbicara dengan Rusia terkait pengurangan persenjataan nuklir dan langkah-langkah membangun kepercayaan sebagai imbalan untuk mengurangi ketegangan di Ukraina.
Sementara itu, upaya diplomatik yang intens terus mencoba mencari solusi politik untuk krisis tersebut, di tengah kekhawatiran itu bisa meledak menjadi perang skala penuh di Eropa.
Presiden Rusia Vladimir Putin membahas Ukraina dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson melalui telepon.
Pengerahan mereka merupakan tambahan dari 8.500 tentara yang disiagakan Pentagon bulan lalu untuk siap dikerahkan ke Eropa jika diperlukan.
Baca juga: Bukan Gertakan, AS Akan Kirim 2.500 Pasukan Tambahan ke Polandia
"Penting bagi kami untuk mengirimkan sinyal kuat kepada Putin dan, sejujurnya, kepada dunia bahwa NATO penting bagi Amerika Serikat dan penting bagi sekutu kami," kata juru bicara Pentagon John Kirby kepada wartawan.
Tetapi pada pertanyaan tentang dugaan rencana invasi oleh Putin, dia berkata: "Kami masih tidak percaya dia membuat keputusan untuk menginvasi Ukraina lebih lanjut."
Dia juga mengatakan proposal AS yang bocor ke outlet berita Eropa adalah asli. Dia tampaknya mengacu pada sebuah laporan di surat kabar El Pais Spanyol tentang tawaran AS untuk berbicara dengan Rusia terkait pengurangan persenjataan nuklir dan langkah-langkah membangun kepercayaan sebagai imbalan untuk mengurangi ketegangan di Ukraina.
Sementara itu, upaya diplomatik yang intens terus mencoba mencari solusi politik untuk krisis tersebut, di tengah kekhawatiran itu bisa meledak menjadi perang skala penuh di Eropa.
Presiden Rusia Vladimir Putin membahas Ukraina dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson melalui telepon.
Lihat Juga :