Kapal Perang Denmark Gabung NATO di Laut Baltik, Tensi Rusia-Barat Naik
Rabu, 19 Januari 2022 - 14:02 WIB
“Langkah ini diputuskan setelah NATO secara khusus menuntut peningkatan kontribusi,” ungkap Menteri Pertahanan (Menhan) Denmar Trine Bramsen, dilansir Sputnik pada Rabu (19/1/2022).
Baca juga: Misi Antariksa NASA Terancam Berantakan karena Kekurangan Astronot
Misi tersebut akan memiliki fokus khusus pada negara-negara Baltik. Menurut Angkatan Laut Denmark, tugas untuk fregat terutama akan terdiri dari menunjukkan kehadirannya, kedekatan dan solidaritasnya dengan seluruh aliansi NATO.
“Namun, karena pengerahan itu terjadi di tengah ketegangan antara Rusia dan Barat, kapal itu akan mengamati aktivitas Rusia di Laut Baltik dan mencegah Rusia meningkatkan konflik dengan Ukraina,” papar pakar militer Anders Puck Nielsen pada Radio Denmark.
Menurut Anders Puck Nielsen yang merupakan kapten angkatan laut dan analis militer di Akademi Pertahanan, kehadiran angkatan laut NATO yang meningkat di Laut Baltik harus dilihat dari dua hal.
“Pertama, idenya adalah untuk mengirim beberapa sinyal yang jelas ke Rusia dan negara-negara Baltik bahwa kita berdiri bersama di NATO, dan bahwa seluruh situasi ini sebenarnya hanya membuat kita bergerak lebih dekat bersama,” ujar dia.
“Kedua, ada tugas militer yang sangat spesifik, pengawasan, kemungkinan pencegahan, dan kemampuan mempertahankan kehadiran jika Rusia tiba-tiba meningkatkan kehadiran militer mereka di Laut Baltik,” papar Nielsen kepada Radio Denmark.
Baca juga: Misi Antariksa NASA Terancam Berantakan karena Kekurangan Astronot
Misi tersebut akan memiliki fokus khusus pada negara-negara Baltik. Menurut Angkatan Laut Denmark, tugas untuk fregat terutama akan terdiri dari menunjukkan kehadirannya, kedekatan dan solidaritasnya dengan seluruh aliansi NATO.
“Namun, karena pengerahan itu terjadi di tengah ketegangan antara Rusia dan Barat, kapal itu akan mengamati aktivitas Rusia di Laut Baltik dan mencegah Rusia meningkatkan konflik dengan Ukraina,” papar pakar militer Anders Puck Nielsen pada Radio Denmark.
Menurut Anders Puck Nielsen yang merupakan kapten angkatan laut dan analis militer di Akademi Pertahanan, kehadiran angkatan laut NATO yang meningkat di Laut Baltik harus dilihat dari dua hal.
“Pertama, idenya adalah untuk mengirim beberapa sinyal yang jelas ke Rusia dan negara-negara Baltik bahwa kita berdiri bersama di NATO, dan bahwa seluruh situasi ini sebenarnya hanya membuat kita bergerak lebih dekat bersama,” ujar dia.
“Kedua, ada tugas militer yang sangat spesifik, pengawasan, kemungkinan pencegahan, dan kemampuan mempertahankan kehadiran jika Rusia tiba-tiba meningkatkan kehadiran militer mereka di Laut Baltik,” papar Nielsen kepada Radio Denmark.
Lihat Juga :