Bom Pipa Ditemukan di Markas Demokrat, Kamala Harris Dievakuasi

Jum'at, 07 Januari 2022 - 15:27 WIB
Sebuah bom pipa ditemukan di Markas Demokrat saat penyerangan Gedung US Capitol, Kamala Harris dievakuasi. Foto/Politico
WASHINGTON - Laporan terbaru seputar penyerangan Gedung US Capitol , Amerika Serikat (AS), pada 6 Januari tahun lalu mengungkapkan bahwa sebuah bom pipa ditemukan di luar markas Komite Nasional Demokrat (DNC). Saat itu, Kamala Harris tengah berada di dalam gedung.

Wakil presiden terpilih saat itu, yang dilantik dua minggu kemudian, dievakuasi beberapa menit setelah polisi Capitol mulai menyelidiki bom itu, seperti dilaporkan Politico seperti dilansir dari The Guardian, Jumat (7/1/2022).



FBI menggambarkan bom itu sebagai perangkat "layak" yang "bisa diledakkan, mengakibatkan cedera serius atau kematian."

Mengutip sumber anonim, Politico mengatakan bahwa Harris dievakuasi dari kantor DNC di Washington pada pukul 13.14 pada 6 Januari, tujuh menit setelah polisi menangani bom tersebut.

Ancaman dari bom pipa akhirnya dinetralkan pada pukul 16.36, sementara bom lain, yang ditemukan di markas besar Komite Nasional Partai Republik (RNC), dijinakkan pada pukul 15.33.

Berita bahwa Harris, untuk sementara waktu, rentan terhadap potensi ledakan menambah dimensi baru pada peristiwa 6 Januari. Harris adalah wakil presiden wanita pertama AS dan wanita kulit berwarna pertama di Gedung Putih.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!