Rudal Hipersonik AS Tak Sengaja Lepas dari Bomber B-52 dan Meledak

Rabu, 10 Juni 2020 - 11:56 WIB
"Detail dari demonstrasi penerbangan itu classified (rahasia)," kata seorang juru bicara DARPA kepada Aviation Week. Sedangkan USAF menolak setiap pertanyaan yang diajukan wartawan dan mengarahkan pertanyaan terkait ke DARPA.

"Deskripsi tersebut dapat menunjukkan muatan secara tidak sengaja terlepas dari B-52 dalam penerbangan, selama tes darat atau di landasan pacu," tulis Aviation Week, mengutip sumber yang relevan dengan masalah tersebut.

Scramjet memungkinkan rudal untuk mencapai kecepatan hipersonik yang jauh melebihi kecepatan suara, yang biasanya mencapai Mach 5 ke atas. (Baca juga: Tertinggal dari Rusia soal Rudal Hipersonik, Begini Dalih AS )

Program HAWC sudah beberapa bulan molor dari jadwal yang sebenarnya. Pada 2017, DARPA memilih Lockheed Martin untuk mengembangkan misil program HAWC yang ditenagai oleh scramjet Aerojet Rocketdyne setelah menolak desain lain yang diajukan oleh Raytheon.

Tetapi rudal Raytheon yang didesain ulang membuat DARPA terkesan. Raytheon akhirnya mendapat kontrak untuk uji penerbangan kedua pada Maret 2019.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!