Suriah Kutuk Rencana Israel Gandakan Jumlah Pemukim Yahudi di Golan
Selasa, 28 Desember 2021 - 05:02 WIB
Dataran Tinggi Golan yang diperebutkan oleh Israel dan Suriah. FOTO/Reuters
BEIRUT - Kementerian Luar Negeri Suriah mengutuk rencana Israel yang akan menggandakan jumlah pemukim Yahudi di Dataran Tinggi Golan dalam waktu lima tahun. Suriah menyebut rencana ini sebagai "eskalasi berbahaya dan belum pernah terjadi sebelumnya".
"Suriah mengutuk keras eskalasi berbahaya dan belum pernah terjadi sebelumnya oleh otoritas pendudukan Israel" di Golan,” sebut laporan kantor berita yang dikelola pemerintah Suriah, SANA, Senin (27/12/2021). Laporan itu menambahkan, Damaskus akan berusaha menggunakan semua cara yang tersedia secara hukum untuk merebut kembali wilayah itu.
Baca: Serangan Udara Israel Gempur Pelabuhan Suriah, Picu Kebakaran Besar
Suriah telah lama menuntut pengembalian tanah seluas 1.200 km persegi, yang juga menghadap Libanon dan berbatasan dengan Yordania. Pemerintah Israel sendiri pada hari Minggu menyetujui rencana senilai USD317 juta untuk menggandakan populasi pemukim Yahudi di Dataran Tinggi Golan, 40 tahun setelah mencaplok wilayah yang direbut dari Suriah.
Kabinet Perdana Menteri Naftali Bennett memilih mendukung rencana yang bertujuan untuk membangun 7.300 rumah pemukim di wilayah itu selama periode lima tahun. Kesepakatan itu dicapai selama pertemuan yang diadakan di komunitas Mevo Hama di Golan.
Rencana ini menganggarkan 1 miliar shekel Israel untuk dihabiskan untuk perumahan, infrastruktur dan proyek lainnya dengan tujuan menarik sekitar 23.000 pemukim baru Yahudi ke daerah itu, yang disita selama Perang Enam Hari 1967.
"Suriah mengutuk keras eskalasi berbahaya dan belum pernah terjadi sebelumnya oleh otoritas pendudukan Israel" di Golan,” sebut laporan kantor berita yang dikelola pemerintah Suriah, SANA, Senin (27/12/2021). Laporan itu menambahkan, Damaskus akan berusaha menggunakan semua cara yang tersedia secara hukum untuk merebut kembali wilayah itu.
Baca: Serangan Udara Israel Gempur Pelabuhan Suriah, Picu Kebakaran Besar
Suriah telah lama menuntut pengembalian tanah seluas 1.200 km persegi, yang juga menghadap Libanon dan berbatasan dengan Yordania. Pemerintah Israel sendiri pada hari Minggu menyetujui rencana senilai USD317 juta untuk menggandakan populasi pemukim Yahudi di Dataran Tinggi Golan, 40 tahun setelah mencaplok wilayah yang direbut dari Suriah.
Kabinet Perdana Menteri Naftali Bennett memilih mendukung rencana yang bertujuan untuk membangun 7.300 rumah pemukim di wilayah itu selama periode lima tahun. Kesepakatan itu dicapai selama pertemuan yang diadakan di komunitas Mevo Hama di Golan.
Rencana ini menganggarkan 1 miliar shekel Israel untuk dihabiskan untuk perumahan, infrastruktur dan proyek lainnya dengan tujuan menarik sekitar 23.000 pemukim baru Yahudi ke daerah itu, yang disita selama Perang Enam Hari 1967.
Lihat Juga :