Nikaragua Putuskan Hubungan dengan Taiwan, Hanya Akui China

Jum'at, 10 Desember 2021 - 08:22 WIB
"Sebagai anggota masyarakat internasional, Taiwan berhak untuk bertukar dan mengembangkan hubungan diplomatik dengan negara lain," kata Kementerian Luar Negeri Taiwan dalam sebuah pernyataan.

"Taiwan akan terus mempromosikan diplomasi pragmatis untuk memperluas ruang internasionalnya, dan berusaha untuk mencapai status internasional Taiwan."

Baca juga: Paus Fransiskus: Seks di Luar Nikah Bukan Dosa Paling Serius

China mengatakan Taiwan adalah salah satu provinsinya yang tidak berhak atas status negara, dan telah meningkatkan tekanan untuk memenangkan sekutu Taiwan yang tersisa.

Duta Besar China di PBB, Zhang Jun, mengucapkan selamat kepada Nikaragua.

"Kami sangat memuji keputusan tepat yang dibuat oleh Pemerintah Nikaragua, yang sejalan dengan tren yang berlaku saat ini dan aspirasi masyarakat," katanya dalam sebuah tweet.

"Prinsip Satu-China adalah konsensus yang diterima secara luas oleh komunitas internasional dan tidak memungkinkan adanya tantangan."

Putusnya hubungan dengan Taiwan merupakan pukulan bagi Amerika Serikat (AS). Ini terjadi setelah berbulan-bulan memburuknya hubungan antara Ortega dan Washington, dan terjadi pada hari Departemen Luar Negeri AS mengatakan telah menjatuhkan sanksi pada Nestor Moncada Lau, penasihat keamanan nasional Ortega, menuduh dia mengoperasikan skema penipuan impor dan bea cukai untuk memperkaya anggota pemerintahan Ortega.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!