Menlu Aljazair: Kesepakatan Maroko-Israel adalah Aliansi Militer Kotor

Minggu, 05 Desember 2021 - 22:45 WIB
Baca: Pernah Dijajah, Aljazair Tuntut Penghormatan Total dari Prancis

Pada September 2020, Maroko melanjutkan hubungannya dengan Israel sebagai bagian dari Kesepakatan Abraham yang disponsori AS, yang melihat beberapa negara Arab memulai hubungan dengan Israel.

Sebelumnya, Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mengutuk kesepakatan pertahanan antara Israel dan Maroko. "Kami berharap Kerajaan Maroko, yang mengetuai Komite Al Quds, tidak akan mengambil langkah berbahaya ini mengingat tindakan rasis yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina. Pengabaiannya terhadap semua perjanjian damai, penolakannya terhadap negosiasi dan keduanya. -solusi negara dan penerapan kebijakan fait accompli," sebut pernyataan PLO.

Presiden Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional, Dr Ahmad Al-Raysuni, juga turut mengecam keras hubungan Maroko-Israel. "Maroko saat ini berada di persimpangan jalan. Hubungan Maroko dengan musuh Zionis tidak seperti yang kami katakan setahun yang lalu - hanya pengakuan negara perampas sebagai imbalan atas pengakuan AS atas kedaulatan Maroko atas wilayahnya,” tegas al-Raysuni.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!