China Dituding Bangun Fasilitas Militer Rahasia di UEA
Sabtu, 20 November 2021 - 16:30 WIB
"UEA tidak pernah memiliki kesepakatan, rencana, pembicaraan, atau niat untuk menjadi tuan rumah pangkalan militer China atau pos terdepan dalam bentuk apa pun," kata juru bicara Kedutaan UEA di Washington seperti dikutip WSJ.
Menurut laporan itu, penggalian lubang besar untuk memenuhi gedung pencakar langit bertingkat dan pemasangan girder musim semi ini yang ditemukan oleh badan intelijen AS merupakan beberapa petunjuk.
Untuk menghindari pengamatan publik, lokasi pembangunan dilaporkan ditutup pada satu titik.
Namun, sumber tersebut dilaporkan menolak untuk berspekulasi tentang apa yang diduga sebagai struktur militer itu dapat digunakan.
Presiden AS Joe Biden dilaporkan telah berbicara dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed al Nahyan pada Mei dan Agustus, menyampaikan keprihatinan serius kepada yang terakhir tentang aktivitas China dan mencatat bahwa ini dapat memiliki konsekuensi negatif bagi hubungan bilateral.
Baca juga: Heboh, Hujan Uang dari Truk Lapis Baja Kacaukan Jalan Ramai di AS
Sejak laporan itu muncul, orang-orang Amerika bingung dengan tanggapan putra mahkota bahwa dia telah mendengar Biden "keras dan jelas".
Selama kunjungan berikutnya ke Abu Dhabi pada akhir September, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan dan ajudan terkemuka Timur Tengah Brett McGurk memberikan presentasi panjang lebar soal intelijen AS tentang situs China.
Menurut laporan itu, penggalian lubang besar untuk memenuhi gedung pencakar langit bertingkat dan pemasangan girder musim semi ini yang ditemukan oleh badan intelijen AS merupakan beberapa petunjuk.
Untuk menghindari pengamatan publik, lokasi pembangunan dilaporkan ditutup pada satu titik.
Namun, sumber tersebut dilaporkan menolak untuk berspekulasi tentang apa yang diduga sebagai struktur militer itu dapat digunakan.
Presiden AS Joe Biden dilaporkan telah berbicara dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed al Nahyan pada Mei dan Agustus, menyampaikan keprihatinan serius kepada yang terakhir tentang aktivitas China dan mencatat bahwa ini dapat memiliki konsekuensi negatif bagi hubungan bilateral.
Baca juga: Heboh, Hujan Uang dari Truk Lapis Baja Kacaukan Jalan Ramai di AS
Sejak laporan itu muncul, orang-orang Amerika bingung dengan tanggapan putra mahkota bahwa dia telah mendengar Biden "keras dan jelas".
Selama kunjungan berikutnya ke Abu Dhabi pada akhir September, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan dan ajudan terkemuka Timur Tengah Brett McGurk memberikan presentasi panjang lebar soal intelijen AS tentang situs China.
Lihat Juga :