Anggota Keluarga Presiden Assad Akui Penggunaan Bom Barel di Perang Suriah

Jum'at, 19 November 2021 - 03:00 WIB
Sepanjang perang saudara, rezim Suriah secara rutin menggunakannya di wilayah sipil untuk tujuan memerangi "teroris", yang terdiri dari siapa saja yang menentang kekuasaan Assad. Damaskus dan sekutunya, Moskow, telah berulang kali menyangkal kepemilikan senjata dan penggunaannya terhadap penduduk sipil.

Baca: Bom barel bunuh ratusan orang, AS sebut rezim Assad barbar

Penyebutan para korban bom barel sebagai "serangga" yang telah dibersihkan oleh rezim, yang oleh para kritikus digambarkan sebagai genosida, bukanlah hal baru. Tahun lalu, Menteri Kesehatan Suriah juga tampaknya menggunakan bahasa seperti itu ketika dia mengatakan kepada TV Ikhbariya yang dikelola pemerintah bahwa tidak ada kasus Covid-19 di Suriah, karena "Tentara Arab Suriah memurnikan Suriah dari banyak kuman."

Dalam sebuah wawancara dengan BBC pada tahun 2015, Presiden Assad juga ditanya tentang penggunaan bom barel, yang dengan sarkastis dia bercanda bahwa "panci masak" dapat dijatuhkan di daerah yang dikuasai oposisi.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!