Pascabentrok dengan Pasukan China, India Tempatkan Rudal Jelajah di Himalaya
Rabu, 03 November 2021 - 21:30 WIB
Masing-masing pihak secara rutin mengirim patroli ke daerah-daerah yang diklaim atau dikendalikan oleh pihak lain. India juga menuduh China membangun pemukiman permanen di dekat perbatasan. “Kami telah mengamati beberapa pembangunan infrastruktur di pihak China,” kata komandan pasukan India, Letnan Jenderal Manoj Pande, seperti dikutip dari Al Jazeera, Rabu (3/11/2021).
“Itu telah menyebabkan [lebih banyak] jumlah pasukan yang sekarang ditempatkan atau ditempatkan di sana,” lanjutnya. Selain rudal jelajah dan howitzer, India juga mengerahkan helikopter angkut Chinook buatan Amerika Serikat dan drone yang dibangun di Israel.
Baca: China Kerahkan Sistem Rudal S-400 Rusia di Dekat Ladakh, India Ketir-ketir
Wilayah tempat pasukan India dan China bersiaga memang berada di lokasi yang ekstrim. Temperatur di sekitar dusun strategis sering turun di bawah nol dan udara pegunungan yang tipis kekurangan oksigen. Pos-pos militer terdekat dapat terputus dari dunia luar selama berminggu-minggu di musim dingin.
"Geografi kawasan itu bertentangan dengan manusia," kata seorang brigadir tentara India kepada kantor berita AFP. "Ini bisa berakibat fatal jika seseorang tidak sepenuhnya fit, terlatih atau menyesuaikan diri," lanjutnya.
“Itu telah menyebabkan [lebih banyak] jumlah pasukan yang sekarang ditempatkan atau ditempatkan di sana,” lanjutnya. Selain rudal jelajah dan howitzer, India juga mengerahkan helikopter angkut Chinook buatan Amerika Serikat dan drone yang dibangun di Israel.
Baca: China Kerahkan Sistem Rudal S-400 Rusia di Dekat Ladakh, India Ketir-ketir
Wilayah tempat pasukan India dan China bersiaga memang berada di lokasi yang ekstrim. Temperatur di sekitar dusun strategis sering turun di bawah nol dan udara pegunungan yang tipis kekurangan oksigen. Pos-pos militer terdekat dapat terputus dari dunia luar selama berminggu-minggu di musim dingin.
"Geografi kawasan itu bertentangan dengan manusia," kata seorang brigadir tentara India kepada kantor berita AFP. "Ini bisa berakibat fatal jika seseorang tidak sepenuhnya fit, terlatih atau menyesuaikan diri," lanjutnya.
Lihat Juga :