Korea Utara Konfirmasi Luncurkan Rudal Balistik dari Kapal Selam
Rabu, 20 Oktober 2021 - 06:07 WIB
Sebelumnya militer Korea Selatan (Korsel) pada hari Selasa melaporkan bahwa mereka yakin Korut telah menembakkan rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM) di lepas pantai timurnya. Ini adalah uji coba terbaru dalam serangkaian uji coba rudal Korea Utara.
"Rudal itu diluncurkan dari laut di sekitar Sinpo, tempat Korea Utara menyimpan kapal selam serta peralatan untuk uji tembak SLBM," Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan pada Selasa kemarin.
Baca juga: Rezim Kim Jong-un Tembakkan Rudal saat Intelijen AS, Korsel dan Jepang Berkumpul
Analis mencatat bahwa foto-foto yang dirilis oleh KCNA tampaknya menunjukkan rudal yang lebih tipis dan lebih kecil dari desain SLBM Korut sebelumnya, dan mungkin model yang sebelumnya tidak terlihat seperti yang pertama kali dipamerkan di pameran pertahanan Pyongyang pekan lalu.
SLBM yang lebih kecil dapat berarti lebih banyak rudal yang disimpan di satu kapal selam, meskipun dengan jangkauan yang lebih pendek. Ini berpotensi menempatkan Korut yang bersenjata nuklirsemakin dekat untuk menurunkan kapal selam rudal balistik operasional.
Namun, perkembangan itu diperkirakan hanya berdampak terbatas pada persenjataan Pyongyang sampai negara itu membuat lebih banyak kemajuan pada kapal selam yang lebih besar.
"Rudal itu diluncurkan dari laut di sekitar Sinpo, tempat Korea Utara menyimpan kapal selam serta peralatan untuk uji tembak SLBM," Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan pada Selasa kemarin.
Baca juga: Rezim Kim Jong-un Tembakkan Rudal saat Intelijen AS, Korsel dan Jepang Berkumpul
Analis mencatat bahwa foto-foto yang dirilis oleh KCNA tampaknya menunjukkan rudal yang lebih tipis dan lebih kecil dari desain SLBM Korut sebelumnya, dan mungkin model yang sebelumnya tidak terlihat seperti yang pertama kali dipamerkan di pameran pertahanan Pyongyang pekan lalu.
SLBM yang lebih kecil dapat berarti lebih banyak rudal yang disimpan di satu kapal selam, meskipun dengan jangkauan yang lebih pendek. Ini berpotensi menempatkan Korut yang bersenjata nuklirsemakin dekat untuk menurunkan kapal selam rudal balistik operasional.
Namun, perkembangan itu diperkirakan hanya berdampak terbatas pada persenjataan Pyongyang sampai negara itu membuat lebih banyak kemajuan pada kapal selam yang lebih besar.
Lihat Juga :