Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang

Senin, 22 Juni 2026 - 14:31 WIB
loading...
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS sepakati peta jalan untuk mengakhiri perang. Foto/X/@aprajitanefes
A A A
JENEWA - Iran dan Amerika Serikat sepakat pada Senin untuk membangun jalur komunikasi guna menjaga Selat Hormuz yang vital tetap terbuka dan mengakhiri pertempuran di Lebanon. Itu diungkapkan para mediator, setelah putaran pertama pembicaraan mereka di Swiss menuju pengakhiran perang di Timur Tengah.

Tim yang dipimpin oleh Wakil Presiden AS JD Vance dan Mohammad Bagher Ghalibaf dari Iran memulai pembicaraan pada hari Minggu, sebagai bagian dari periode negosiasi dua bulan yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan awal yang disepakati pekan lalu.

Mediator Pakistan dan Qatar mengatakan para negosiator telah mencapai kesepakatan tentang "peta jalan menuju kesepakatan akhir dalam waktu 60 hari," dengan pembicaraan teknis akan berlanjut hingga akhir pekan di resor Swiss, Burgenstock.

"Kemajuan yang menggembirakan telah dicapai, termasuk pembentukan mekanisme untuk pembicaraan teknis lebih lanjut," kata mereka, merinci saluran kontak yang dibentuk untuk "menghindari insiden dan miskomunikasi" di Selat Hormuz.



Sebuah "sel de-konflik" antara pihak-pihak yang bertikai dan otoritas Lebanon juga telah disepakati untuk mencegah pertempuran meletus kembali.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pada hari Senin bahwa ada "kemajuan besar" dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat.

"Mediasi Pakistan dan Qatar telah menghasilkan kemajuan besar untuk mengakhiri Perang Lebanon," tulis Araghchi di X.

"Ekspor minyak dan petrokimia dibebaskan, blokade dicabut, beberapa aset yang dibekukan dilepaskan, dan rencana rekonstruksi & pembangunan besar diluncurkan untuk Iran."

Iran dan Amerika Serikat sepakat pada hari Senin untuk membangun jalur komunikasi guna menjaga Selat Hormuz yang vital tetap terbuka dan mengakhiri pertempuran di Lebanon, kata para mediator, setelah putaran pertama pembicaraan mereka di Swiss untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

Tim yang dipimpin oleh Wakil Presiden AS JD Vance dan Mohammad Bagher Ghalibaf dari Iran memulai pembicaraan pada hari Minggu, sebagai bagian dari periode negosiasi dua bulan yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan awal yang disepakati pekan lalu.

Sementara itu, Teheran secara efektif menutup Selat Hormuz sebagai balasan atas serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat pada 28 Februari yang memicu perang di Timur Tengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Langka! Matahari Tepat...
Langka! Matahari Tepat di Atas Ka'bah Hari Ini
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Pasok BBM ke SPBU, Ajak Masyarakat Awasi Penyalahgunaan Subsidi
Kilas Balik: Lamine...
Kilas Balik: Lamine Yamal Masih Bayi saat Dimandikan Messi, Kini Bentrok di Final Piala Dunia 2026
Cyber Breaker Season...
Cyber Breaker Season 3 Jembatani Kebutuhan SDM Digital Pemerintah dan Sektor Bisnis
Berita Terkini
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved