AS Keluarkan Izin Khusus Pengiriman Bantuan ke Afghanistan
Senin, 27 September 2021 - 05:51 WIB
Dengan dikeluarkannya izin ini memungkinkan organisasi, baik AS atau internasional untuk mengirimkan bantuan ke Afghanistan, tanpa harus takut terkena sanksi. Foto/REUTERS
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengeluarkan izin untuk pengiriman bantuan ke Afghanistan . Dengan dikeluarkannya izin ini memungkinkan organisasi, baik AS atau internasional untuk mengirimkan bantuan ke Afghanistan, tanpa harus takut terkena sanksi Washington.
Kementerian Keuangan AS mengatakan, pihaknya mengeluarkan dua lisensi umum, satu mengizinkan pemerintah AS, LSM dan organisasi internasional tertentu, termasuk PBB, untuk terlibat dalam transaksi dengan Taliban atau Jaringan Haqqani, yang diperlukan untuk memberikan bantuan kemanusiaan. Taliban dan Jaringan Haqqani saat ini masih berada dalam daftar sanksi dan teroris AS.
Lisensi kedua, seperti dilansir Al Arabiya padaSenin (27/9/2021), mengizinkan transaksi tertentu yang terkait dengan ekspor dan re-ekspor makanan, obat-obatan dan alat kesehatan ke Afghanistan. Baca juga: Tunjukkan Foto Futuristik, Pria Ini Mengaku Penjelajah Waktu
“Kami berkomitmen untuk memfasilitasi aliran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Afghanistan dan kegiatan lain yang mendukung kebutuhan dasar manusia mereka," ucap Andrea Gacki, Direktur Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri Departemen Keuangan AS.
Dia menuturkan, bahwa Washington akan terus bekerja dengan lembaga keuangan, LSM dan organisasi internasional untuk memudahkan aliran barang pertanian, obat-obatan, dan sumber daya lainnya, sambil menegakkan sanksi terhadap Taliban, Jaringan Haqqani dan lainnya.
Seperti diketahui, AS membekukan aset dari Taliban dan Jaringan Haqqani atas kegiatan terorisme mereka, dan melarang orang Amerika untuk berurusan dengan kelompok itu, termasuk kontribusi dana, barang atau jasa. Baca juga: Kereta Amtrak Tergelincir di Montana, 3 Orang Tewas
Kementerian Keuangan AS mengatakan, pihaknya mengeluarkan dua lisensi umum, satu mengizinkan pemerintah AS, LSM dan organisasi internasional tertentu, termasuk PBB, untuk terlibat dalam transaksi dengan Taliban atau Jaringan Haqqani, yang diperlukan untuk memberikan bantuan kemanusiaan. Taliban dan Jaringan Haqqani saat ini masih berada dalam daftar sanksi dan teroris AS.
Lisensi kedua, seperti dilansir Al Arabiya padaSenin (27/9/2021), mengizinkan transaksi tertentu yang terkait dengan ekspor dan re-ekspor makanan, obat-obatan dan alat kesehatan ke Afghanistan. Baca juga: Tunjukkan Foto Futuristik, Pria Ini Mengaku Penjelajah Waktu
“Kami berkomitmen untuk memfasilitasi aliran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Afghanistan dan kegiatan lain yang mendukung kebutuhan dasar manusia mereka," ucap Andrea Gacki, Direktur Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri Departemen Keuangan AS.
Dia menuturkan, bahwa Washington akan terus bekerja dengan lembaga keuangan, LSM dan organisasi internasional untuk memudahkan aliran barang pertanian, obat-obatan, dan sumber daya lainnya, sambil menegakkan sanksi terhadap Taliban, Jaringan Haqqani dan lainnya.
Seperti diketahui, AS membekukan aset dari Taliban dan Jaringan Haqqani atas kegiatan terorisme mereka, dan melarang orang Amerika untuk berurusan dengan kelompok itu, termasuk kontribusi dana, barang atau jasa. Baca juga: Kereta Amtrak Tergelincir di Montana, 3 Orang Tewas
(esn)
Lihat Juga :