Ahli: COVID-19 Akan Jadi Flu Biasa Tahun Depan

Jum'at, 24 September 2021 - 08:17 WIB
Sebelumnya Profesor Dame Sarah Gilbert, yang karyanya membantu mengembangkan vaksin Oxford-AstraZeneca, mengatakan virus cenderung menjadi lebih lemah saat menyebar.

"Kita harus melewati musim dingin untuk sampai ke sana, tetapi saya pikir itu akan baik-baik saja," imbuhnya.

Dame Sarah juga menyebut COVID-19 akan menyebabkan penyakit yang lebih ringan saat dia mengecilkan ketakutan akan varian baru yang lebih mematikan.

Berbicara di webinar Royal Society of Medicine pada hari Rabu, Sarah mengatakan virus Corona tidak mungkin bermutasi menjadi jenis yang dapat menghindari vaksin karena tidak banyak tempat bagi virus untuk pergi.

"Kami biasanya melihat bahwa virus menjadi kurang ganas karena lebih mudah beredar dan tidak ada alasan untuk berpikir bahwa kami akan memiliki versi Sars-CoV-2 yang lebih ganas," ucap Dame Sarah.

"Ini hanya pertanyaan tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke sana dan langkah-langkah apa yang harus kita ambil untuk mengelolanya sementara itu," ia menambahkan.

Baca juga: Bocor, DARPA Ingin Danai Proyek Menginfeksi Kelelawar China dengan Virus Corona

Itu terjadi setelah kepala petugas medis Inggris Profesor Chris Whitty mengatakan semua anak yang belum divaksinasi akan terkena virus corona karena virus itu akan terus menyebar ketika kekebalan berkurang.

Tetapi Dame Sarah mengatakan bahwa penyakit yang disebabkan oleh COVID-19 akan menjadi lebih ringan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!