Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:48 WIB
loading...
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow sudah merasakan Perang Ukraina ke depan halaman rumah. Foto/X/@PaulGoldEagle
A A A
MOSKOW - Ada saat-saat ketika kehidupan di Moskow terasa benar-benar normal. Kamis pagi bukanlah salah satunya. Di tenggara kota, sebuah kilang minyak telah dihantam selama serangan drone Ukraina - bahkan dari kejauhan pemandangannya terasa sureal.

Asap tebal yang mengepul dari arah fasilitas tersebut telah membuat langit menjadi gelap. Seperti selubung hitam raksasa, ia menggantung di atas cakrawala Moskow.

Sebagaimana luar biasa dan menarik perhatiannya, begitu pula reaksi orang-orang di dekat kilang tersebut.

Dengan mengabaikan kepulan asap yang besar, seorang pemancing duduk di tepi kolam, menatap ke seberang air sambil terus memancing.

Di taman bermain di seberang, anak-anak bersenang-senang di ayunan.

Para pembeli beraktivitas di supermarket, seolah-olah ini hanyalah hari Kamis biasa.



Melansir BBC, selama ini, perang di Ukraina terasa sangat jauh bagi orang-orang di ibu kota Rusia. Banyak yang berpura-pura perang itu tidak terjadi sama sekali, tetapi itu lebih sulit dilakukan karena garis depan semakin mendekat ke kota.

Selama satu setengah tahun terakhir, warga Moskow terbangun dengan berita bahwa jenderal-jenderal tentara di Moskow telah dibunuh, dan drone telah menargetkan ibu kota.

Dalam arti tertentu, hal yang tidak normal sudah menjadi normal yang baru.

Serangan hari Kamis adalah salah satu serangan udara terbesar di wilayah Moskow sejak invasi skala penuh Rusia ke Ukraina.

Selain kerusakan pada kilang minyak, pusat perbelanjaan dan bangunan tempat tinggal juga terkena dampaknya. Menurut gubernur wilayah Moskow, seorang gadis berusia delapan tahun tewas dalam kebakaran yang disebabkan oleh salah satu serangan drone.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved