Rusia Mungkin Akui Taliban Sebagai Otoritas Afghanistan

Sabtu, 04 September 2021 - 03:27 WIB
"Operasi spontan oleh negara-negara Barat untuk menarik diri dari Afghanistan mungkin memiliki efek negatif pada kesejahteraan seluruh negara dalam tahap sejarah baru," ujarnya.

Taliban mengumumkan bahwa mereka telah menguasai Afghanistan pada 15 Agustus, menjelang rencana penarikan pasukan Amerika Serikat (AS). Sejak itu, Moskow telah mendekati situasi secara berbeda dengan kebanyakan negara Barat, dengan Presiden Rusia Vladimir Putin menyerukan dunia untuk bereaksi berdasarkan fakta.

"Taliban menguasai hampir seluruh negara, termasuk ibu kota," katanya pekan lalu. "Ini kenyataan," ucapnya.

Bulan lalu, dalam sebuah wawancara dengan saluran TV yang berbasis di Beirut Al-Mayadeen, juru bicara Taliban Muhammad Naeem mengungkapkan bahwa kelompok itu memiliki "hubungan baik" dengan Rusia dan China.

Baca juga: Taliban Akui Punya 'Hubungan Baik' dengan Rusia dan China
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!