Total 100 Insinyur Indonesia Lanjutkan Proyek Jet Tempur KF-21/IF-X di Korsel
Kamis, 12 Agustus 2021 - 07:31 WIB
Indonesia pada awalnya setuju untuk menanggung sekitar 20% dari biaya pengembangan, tetapi setelah mengirimkan sekitar USD200 juta, Indonesia belum membayar sekitar USD540 juta yang seharusnya jatuh tempo awal tahun ini.
Pembayaran yang terlambat telah menimbulkan spekulasi di Korea bahwa Indonesia sedang berusaha untuk menarik diri dari proyek pengembangan KF-21.
DAPA mengatakan pada hari Rabu bahwa kedua negara "saling mengonfirmasi" pengembangan bersama prototipe KF-21.
Jung Kwang-sun, kepala program KF-21 di DAPA, mengatakan bahwa Seoul akan melakukan yang terbaik untuk melanjutkan pengembangan bersama jet tempur itu "sesegera mungkin."
"Kami akan melakukan yang terbaik untuk menyelesaikan diskusi terkait seperti kontribusi Indonesia dengan mengadakan pembicaraan tingkat kerja paling cepat," kata Jung, seperti dikutip dari KBS, Kamis (12/8/2021).
Pembayaran yang terlambat telah menimbulkan spekulasi di Korea bahwa Indonesia sedang berusaha untuk menarik diri dari proyek pengembangan KF-21.
DAPA mengatakan pada hari Rabu bahwa kedua negara "saling mengonfirmasi" pengembangan bersama prototipe KF-21.
Jung Kwang-sun, kepala program KF-21 di DAPA, mengatakan bahwa Seoul akan melakukan yang terbaik untuk melanjutkan pengembangan bersama jet tempur itu "sesegera mungkin."
"Kami akan melakukan yang terbaik untuk menyelesaikan diskusi terkait seperti kontribusi Indonesia dengan mengadakan pembicaraan tingkat kerja paling cepat," kata Jung, seperti dikutip dari KBS, Kamis (12/8/2021).
Lihat Juga :