Setelah Menyangkal, Taliban Akui Bunuh Komedian Afghanistan Secara Brutal

Sabtu, 31 Juli 2021 - 00:20 WIB
Pengakuan Taliban sebagai pelaku pembunuhan brutal itu disampaikan juru bicara kelompok tersebut Zabihullah Mujahid pada hari Kamis.

“Dia bukan komedian, dia bertarung melawan kami dalam beberapa pertempuran. Dia mencoba melarikan diri ketika kami menahannya, mendorong orang-orang bersenjata kami untuk membunuhnya,” kata Mujahid.

"Dia adalah seorang polisi aktif dan bertanggung jawab atas kematian banyak orang," katanya lagi kepada AFP yang dilansir Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Kisah Tragis Sohail Pardis, Penerjemah untuk Militer AS yang Dipenggal Taliban

Komandan polisi setempat, Sailab, yang memiliki satu nama seperti kebanyakan orang Afghanistan dan yang bekerja dengan Mohammad, mengatakan komedian itu tidak pernah ditugaskan dalam pertempuran dan lebih beperan sebagai penghibur bagi petugas pos pemeriksaan.

Para militan Taliban awalnya menyangkal bahwa mereka ada hubungannya dengan pembunuhannya, sampai video pembunuhannya yang brutal menjadi viral.

Pembunuhan itu terjadi ketika Taliban—yang secara tegas melarang segala bentuk hiburanketika mereka menguasai Afghanistan—membuat keuntungan teritorial di seluruh negeri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!