Kim Jong-un: Situasi Covid-19 di Korut Tak Kurang Menantang dari Perang Korea

Kamis, 29 Juli 2021 - 05:01 WIB
Ini bukan pertama kalinya Kim mengakui bahwa negaranya sedang melalui masa yang sulit.

Baca juga: Pengadilan Israel Dituding sebagai Alat Politik' untuk Rebut Tanah Palestina

Pada April, dia menyebutnya sebagai masa "yang terburuk dalam sejarah." Dan, bulan lalu, pemimpin tertinggi memperingatkan situasi pangan “menjadi tegang” di negara itu, tetapi mengaitkan masalah ini dengan akibat topan tahun lalu.

Menurut media Korea Selatan, harga pangan telah meroket di Korea Utara, dengan harga satu kilogram pisang seharga USD45.

Pelapor khusus PBB untuk hak asasi manusia di Korea Utara, Tomas Ojea Quintana, bahkan mendesak Dewan Keamanan PBB tahun lalu mempertimbangkan kembali sanksi internasional yang dijatuhkan pada Korut terkait pengembangan nuklir dan rudal untuk menghindari kelaparan.

Pyongyang secara resmi mengklaim tidak memiliki kasus virus corona dan virus itu telah dikalahkan.

Namun, informasi ini sulit diverifikasi karena negara Komunis itu telah mengisolasi diri dari dunia, menutup perbatasannya dan melakukan penguncian ketat lebih dari setahun yang lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!