Vietnam Lockdown Ibu Kota karena Kasus COVID-19 Melonjak

Sabtu, 24 Juli 2021 - 16:02 WIB
Seorang pria di area yang dilockdown menerima makanan melalui barikade selama pandemi COVID-19 di Kota Ho Chi Minh, Vietnam, 20 Juli 2021. Foto/REUTERS/Stringer
HANOI - Pemerintah Vietnam memberlakukan lockdown atau penguncian selama 15 hari di ibu kota, Hanoi. Langkah ini sebagai upaya untuk mengatasi lonjakan kasus infeksi virus corona SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

Perintah penguncian, yang dikeluarkan pada Jumat malam, melarang pertemuan lebih dari dua orang di depan umum. Hanya kantor pemerintah, rumah sakit, dan bisnis penting yang diizinkan tetap buka.



Baca juga: Kisah Tragis Sohail Pardis, Penerjemah untuk Militer AS yang Dipenggal Taliban

Pusat kota yang biasanya ramai berpenduduk delapan juta orang itu kosong dan toko-toko tutup ketika penguncian mulai berlaku pada hari Sabtu (24/7/2021), meskipun orang-orang masih terlihat di jalan-jalan di pinggiran ibu kota.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!