Kolombia Tangkap 10 Orang Terkait Penembakan Helikopter Presiden

Jum'at, 23 Juli 2021 - 02:38 WIB
Dia mengatakan insiden tersebut menunjukkan pemerintah Presiden Venezuela Nicolas Maduro melindungi para pembangkang FARC, menyebut mereka "teroris".

"Jelas bahwa serangan terhadap presiden ini, terhadap brigade ke-30, direncanakan dari Venezuela," tuding Molano.

Baca juga: Bom Mobil Meledak di Pangkalan Militer Kolombia, 36 Orang Terluka

Pemerintah Venezuela sendiri tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait tudingan tersebut.

Pemerintah Kolombia telah lama menuduh Maduro menutup mata terhadap kehadiran pemberontak Kolombia di wilayah negaranya. Maduro, pada gilirannya, mengatakan Venezuela adalah korban penjahat dari Kolombia.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!