Presiden Haiti Ditembak 12 Kali, Mata Kirinya Pecah

Jum'at, 09 Juli 2021 - 01:16 WIB
"Kantor dan kamar tidur presiden digeledah. Kami menemukannya berbaring telentang, celana biru, kemeja putih berlumuran darah, mulutnya terbuka, mata kirinya pecah," ungkap Destin, berbagi rincian mengerikan tentang pembunuhan Moise seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (9/7/2021).

Pada saat yang sama, kata wakil hakim itu, selain presiden dan istrinya Martine Moise, yang dipindahkan ke Florida untuk perawatan, tidak ada orang lain di rumah itu yang tertembak, termasuk petugas keamanan presiden. Salah satu anak Moise, putrinya Jomarlie Jovenel Moise, diketahui bersembunyi dari para penyerang di kamar tidur kakaknya.

Sedikit yang diketahui tentang siapa yang memerintahkan pembunuhan terhadap presiden negara itu, yang sudah berada dalam krisis politik, yang semakin mengacaukan situasi. Pihak berwenang Haiti mengatakan bahwa tentara bayaran profesional asing yang menyamar sebagai agen Drug and Enforcement Administration (DEA) melakukan serangan itu. Empat dari penyerang tewas dan dua lainnya ditangkap pada tanggal 7 Juli oleh Polisi Nasional Haiti. Otoritas sementara Haiti belum menuduh siapa pun yang memerintahkan pembunuhan presiden.

Baca juga: Polisi Tembak Mati 4 Tentara Bayaran Pembunuh Presiden Haiti Jovenel Moise

Diwartakan sebelumnya, sekelompok individu tidak dikenal dan bersenjata menyerang rumah dan membunuh presiden Haiti Jovenel Moise. Beberapa di antaranya berbicara dalam bahasa Spanyol.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!