Tentara AS Hengkang, Pasukan Khusus Inggris Tetap di Afghanistan

Senin, 05 Juli 2021 - 14:18 WIB
Membandingkan situasi Afghanistan saat ini dengan situasi penarikan pasukan Soviet dari Afghanistan pada tahun 1989, Yanger bersikeras bahwa Barat harus tetap aktif di Afghanistan daripada membuat “kesalahan besar” dengan membiarkannya sendiri dan membiarkan kelompok teroris bangkit.

“Mereka berada di belakang. Tetapi akan salah, terang-terangan, untuk mengeklaim bahwa mereka telah pergi. Dan mereka memiliki kapasitas untuk beregenerasi,” kata Yanger.

Baca juga: Inilah Bungker Penampung Ratu Inggris Jika Perang Nuklir Pecah

AS menyalurkan senjata dan uang kepada gerilyawan Mujahidin Afghanistan yang memerangi pasukan Soviet pada awal 1980-an, dan yang kemudian menjadi bagian dari Taliban.

Pada bulan April, CIA mengeklaim tentang Amerika mempersenjatai para militan yang memerangi tentara Soviet dengan rudal yang ditembakkan dari bahu, yang memicu cemoohan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!